Anggap Saja Sebuah Puisi

Adakah hati yang lebih lara
ketika mendapati raganya
mulai tersudut oleh keriuhan malam

adakah jiwa yang lebih kesepian
ketika bisiknya mulai tersesat
di sekat-sekat keheningan waktu

kini ada hati yang lebih meradang
karena derai hujan yang dirindukannya
tak lagi terdengar melodinya

kini ada cinta yang lebih kesepian
karena separuh tanya darinya
tak kunjung tersampaikan jawabnya

* * *

Makassar, 15 Mei 2010

Iklan

20 responses to this post.

  1. uhuyy pertamax euy c saia,,^0^

    linknya udh dipsang zhis,,,,matur nuwun,,,hehe ^^

  2. hey 🙂 follow back yahh .. pasang link jugg entr aku link back ok!!

  3. apa semua tanya harus terjawab?? Hehe
    oia di blog yang blogspot koq g bs comment yah? hikz

  4. aaah puisinya keren, p’mainan kata-kata na pas bagusss… 🙂

  5. Cinta selalu menghadirkan tanya, dalam setiap keadaan cinta akan dibubuhi sebuah tanya akan kehadirannya dalam kefatamorganaan dunia ini.

    Tapi aku selalu ingin berucap dan menancapkan PISS untuk Cinta, tersenyumlah selalu walau dalam kesepian menyelimuti..:)

  6. Lumayan juga tuh puisi,…

  7. Posted by teenz on Mei 16, 2010 at 5:05 pm

    ga semua yang ditanya mesti ada jawabnya bukan?
    terkadang tidak ada jawaban adalah sebuah jawaban
    hehehe
    _ayo kita tukeran link 😀 _

  8. Puisi yang indah banget
    bagus dan memang ini puisi

    • Hehehe….

      iTu sebenarx sejenis pertanyaan essay…

      yang jawabanx nggak ada di dalam buku…

      ^__^

  9. waa ternyata rumah baru nya goo blog yaa, hehehe… 😀
    jalan jalan kesini yaaa 🙂

  10. wow… kata sapa ga bisa bikin puisi…???!!!

    ini bagus bangeeettt….. dree suka suka suka……

    btw ternyata blog nya ada dua yak?!… 22 nya bagus…

  11. puisinya baguus~~~

  12. uwwwww…. dalem bangetttttttt…
    i like it 😀

Komentar ditutup.

%d blogger menyukai ini: